tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Selasa, 22 Mei 2012


Kabar Politik

Komisi I: Kantor Perwakilan RI di Palestina Harus Segera Dibuka

Senin, 13 Februari 2012 12:06 WIB

Jakarta, (tvOne)

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan, keberadaan kantor perwakilan Indonesia di Palestina mendesak untuk dilakukan sebagai bentuk nyata dukungan untuk kemerdekaan negara itu.

"Adanya kantor perwakilan di Palestina sifatnya mendesak. Apalagi saat ini momentumnya tepat dan harus direspon dengan mempercepat keberadaan kantor perwakilan," ujar Mahfudz Siddiq di Jakarta, Senin (13/2).

Mahfudz mengatakan saat ini merupakan momentum yang tepat, karena kedua belah pihak yang duduk di pemerintahan yakni Hamas dan Fatah bersatu untuk membangun Palestina. Oleh karena itu, lanjut Mahfudz, Indonesia harus meresponnya dengan cepat.

"Mungkin bukan kedutaan besar, karena proses menuju merdeka suatu negara itu cukup lama. Jadi cukup untuk menginisiasi didirikannya kantor perwakilan seperti kebudayaan atau perdagangan," tambah dia.

Pembukaan kantor perwakilan itu, lanjut politikus dari Partai Keadilan Sejahtera, bisa dilakukan di Ramalah di Tepi Barat.

Saat disinggung mengenai tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel, Mahfudz mengatakan bahwa pembukaan kantor perwakilan itu tidak ada urusannya dengan Israel yang menduduki wilayah tersebut.

"Meskipun berada dalam otoritas Israel, namun ini tidak ada hubungannya dengan Israel. Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina harus diwujudkan dalam bentuk kantor perwakilan bukan omongan saja," tambah dia.

Mahfudz menambahkan kewajiban untuk kemerdekaan Palestina tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Bahkan, lanjut dia, Presiden Soekarno pun mengatakan bahwa perjuangan di Palestina adalah perjuangan melawan kolonialisme yang masih tersisa di muka bumi.

Saat ini, Kementerian Luar Negeri Indonesia sedang mengkaji bagaimana cara untuk membuka kantor perwakilan di Palestina. Hal itu dikarenakan Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel yang sampai saat ini menduduki sebagian besar wilayah Palestina.

"Kami masih mengusahakan untuk menemukan kemungkinan membuka kantor perwakilan Indonesia di Ramallah, meski Palestina masih berada dibawah penjajahan Israel," ujar Juru Bicara Kemenlu Michael Tene.

Ramallah di Tepi Barat menjadi pilihan karena negara-negara lain sudah membuka kedutaan besarnya di kota itu. Namun Michael belum bisa memastikan kapan tepatnya kantor perwakilan Indonesia akan dibuka di Ramallah, karena masih dalam tahap penjajakan. (Ant)

2164+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar